Review: The Leviathan (1989)
Film monster lumayan, tetapi masih bikin pusing.
--Film ini disutradarai oleh George P. Cosmatos--
The Thing, siapa yang tidak tahu film klasik dan masterpiece ini, pastinya kenal dong, apalagi dilakukan dengan serius dan juga menghasilkan film monster yang terlihat realistik dan juga menyeramkan. Nah, film ini pun juga bercoba untuk melakukan hal yang sama, namun sayangnya kurang menyeramkan dan juga pengambilan shot yang terkadang membuat saya pusing.
Diceritakan di sebuah lautan terdapat sebuah tempat fasilitas untuk mengambil emas dan juga perak di dasar lautan. Suatu ketika, crewnya yang terdiri dari Steven Beck (Peter Weller), Dr. Glen 'Doc' Thompson (Richard Crenna), Elizabeth 'Willie' Williams (Amanda Pays), Buzz 'Sixpack' Parrish (Daniel Stern), Justin Jones (Ernie Hudson), Tony 'DeJesus' Rodero (Michael Carmine), Bridget 'Bow' Bowman (Lisa Eilbacher), dan G. P. Cobb (hector Elizondo) menemukan sebuah kapal Soviet yang bernama Leviathan, mereka mulai mendapatkan teror dan juga mengagetkan, dan crew tersebut mulai mati satu persatu.
Film ini memiliki formula yang hampir sama dengan kebanyakan film monster lainnya, yaitu dimana act 1 diceritakan semua eksposisi dengan karakter karakter, act 2 mulai menemukan masalah dan memuncak, sampai di act 3 dimana monster kita merubah semua takdir mereka yang harusnya selamat pada 3 hari dari awal film. Namun di sini juga ada konspirasi yang membuat mereka dikelabui oleh Ms. Martin (Meg Foster), dimana ia mengundurkan penyelamatan mereka yang terjebak di bawah laut.
Walaupun begitu, film ini menurut saya merupakan film yang for fun, dan juga bukan film yang dianggap serius, karena banyak karakter karakter yang klise. Si kapten yang tegas dan juga gagah, dokter yang mengerti hal di berbau kedokteran dan tubuh manusia, cewe yang cantik, cewe yang tegas tetapi juga bisa berbaur juga dengan yang lain, ada juga yang horny dan mabuk mabukan terus, cowo yang ingin melupakan hal hal mengerikan yang terjadi, orang yang pinter dan berpikir kritis, dan juga seseorang yang pintar dalam engineer.
Mungkin bervariasi, tetapi mereka satu persatu hanya menjadi sebuah karakter yang gampang tidak diingat dan hanya menjadi santapan para monster. Walaupun begitu, saya paling menyukai karakter Ernie Hudson yaitu Justin Jones, menurut saya ia yang paling berusaha dan juga paling saya bersimpati dan juga memiliki karakter yang menarik. Sangat disayangkan saja ia mendapatkan sebuah nasib yang buruk. Tetapi sang sutradara pintar, ia menaruhnya di akhir dan bukan di awal film, bukan seperti film horror klise biasanya.
Monster yang terdapat disini bernama Homo Aquaticus, ia diperankan oleh Tom Woodruff. Jr, Dan juga dibuat oleh Stan Winston. Tak heran mereka sudah membuat banyak properti monster dari film Terminator, The Thing, dan juga film lainnya. Mereka membuat monster dan juga effect dengan sangat menyakinkan dan realistik, dimana sangat disayangkan dimana cameraworknya dibuat untuk shaky, dan dipotong terlalu cepat, sehingga kerja keras mereka tidak terlalu kelihatan sepenuhnya. Apalagi kebanyakan monsternya di kegelapan dan juga terkadang terkena kabut ataupun gas putih. Sangat disayangkan.
Untungnya di film ini tidak ada karakter yang menyebalkan, mungkin hanya beberapa kelakuan karakter yang membuat saya merasa bingung, dan menanyakan,"Why?". Gore yang diberikan di film ini juga cukup minimalis, dan walaupun ada, dipakai dengan maksimal, dan aku beri mereka poin plus dengan walaupun tidak berdarah darah, mereka membuat film dengan ada adegan dimana sebuah tubuh menempel dengan tubuh lain dan sudah dalam proses transformasi menjadi monster.
SCORE: 6/10
Dikurangi shaky cam dan juga quick cutnya, monsternya sudah bagus, karakter klise dan biasa, apalagi semua masalah ini karena Soviet, yang pastinya sudah menjadi sebuah klise bagi kebanyakan film horror monster.
Selain Winston yang dari Ghostbuster, ada juga Marv dari Home Alone.


Comments
Post a Comment